Close Menu
MusiEkspress.ComMusiEkspress.Com
    What's Hot

    Bus Sekolah ; Langkah Inovatif Tingkatkan Transportasi Pelajar Aman & Nyaman

    January 8, 2026

    Tahun Baru 2026 ; Euforia Publik, Ujian Kebersihan Kota & Pelajaran Kolektif untuk Masa Depan

    January 1, 2026

    Rajo Ameh & Pitra Nasution ; Berdebat Tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah

    December 30, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube Tumblr LinkedIn WhatsApp TikTok Telegram
    MusiEkspress.ComMusiEkspress.Com
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube Tumblr LinkedIn WhatsApp TikTok Telegram
    Subscribe
    • Home
    • HeadLine
    • EcoBis
      1. Ekonomi Keuangan Industri
      2. Insight Saham Property
      3. UMKM Mikro Makro
      4. Maritim Perikanan Pertambangan
      5. View All

      Hari Pangan Sedunia 2025 : Sudahkah Belitung Timur Swasembada Pangan?

      October 20, 2025

      Sumut Hadapi Nataru dengan Strategi Kewaspadaan & Inovasi Pengendalian

      December 16, 2025

      Migration Dynamics, Refugees and Internally Displaced Persons in Africa

      January 11, 2021

      2025 European Football Calendar: Match & Draw Dates for All UEFA Competitions

      January 10, 2021

      Top Athletes to Represent Bulgaria at Military World Winter Games

      January 9, 2021

      200 Debitur Baru di Babel, Terima KUR dari Presiden Prabowo Subianto

      October 22, 2025

      Kuliner Pempek Palembang, Lezatnya Kudapan dari Jantung Sumatera Selatan

      June 25, 2025

      Trump’s Crackpot Crypto Scheme to Reduce Inflation Would Be a Financial Catastrophe

      January 30, 2025

      Crypto Daybook Americas: Somber Crypto Market Eyes Slow Progress on U.S. Bitcoin Reserve

      January 30, 2025

      Hujan Guyur Belitung Timur, DPD GR Siapkan Team TRC & Hotline Informasi

      September 12, 2025

      United Economy Vs Basic Economy: What You Need To Know

      March 11, 2022

      Bank of China Halts Payments With Sanctioned Russian Lenders – Kommersant

      March 11, 2022

      Wall Street’s Upbeat Earnings Expectations Set High Bar for US Companies

      February 11, 2021

      Sumut Hadapi Nataru dengan Strategi Kewaspadaan & Inovasi Pengendalian

      December 16, 2025

      200 Debitur Baru di Babel, Terima KUR dari Presiden Prabowo Subianto

      October 22, 2025

      Hari Pangan Sedunia 2025 : Sudahkah Belitung Timur Swasembada Pangan?

      October 20, 2025

      Hujan Guyur Belitung Timur, DPD GR Siapkan Team TRC & Hotline Informasi

      September 12, 2025
    • LifeHealth
      1. Family Ibu Anak
      2. Seni Budaya Wanita
      3. Khazanah Hadist Religius
      4. View All

      Keracunan Massal MBG, Pemkab Panggil Mitra Kerja

      September 14, 2025

      Renovasi Rumah Tak Layak Huni oleh Pemkot & Baznas

      September 9, 2025

      Suatu Hari Di Simatalu Pulau Siberut

      July 1, 2025

      Ada 10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh sejak Kecil

      May 20, 2025

      Yuk! Mengenal Lebih Dekat Budaya dan Seni Sumatera Selatan

      October 16, 2025

      Ke Tiongkok, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia

      September 15, 2025

      Dituduh Curi Bawang, Viral Bocah di Dianiaya Tetangga

      July 22, 2025

      The Next Gen. of Tesla’s Humanoid Robot Makes Its Debut

      January 11, 2021

      Serukan Dialog & Kebersamaan Bangsa, HIMA PERSIS Apresiasi Langkah Polri

      September 14, 2025

      Amnesti & Abolisi, Rajo Ameh ; Simbol Penyatuan & Kehormatan Demokrasi

      August 1, 2025

      IKM Belitung Timur, Ber-Ayah Tapi Tidak Ber-Ibu

      July 11, 2025

      Kisah Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalannya

      July 4, 2025

      Yuk! Mengenal Lebih Dekat Budaya dan Seni Sumatera Selatan

      October 16, 2025

      Ke Tiongkok, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia

      September 15, 2025

      Keracunan Massal MBG, Pemkab Panggil Mitra Kerja

      September 14, 2025

      Serukan Dialog & Kebersamaan Bangsa, HIMA PERSIS Apresiasi Langkah Polri

      September 14, 2025
    • MySchool
      • SD SMP SMA Kampus
      • Siswa Mahasiswa
    • RaGamTrend
      • Local Nasional Global
      • Hukum Politik Hankam
      • Design Model Fashion
      • Beauty Celeb Trend
    • Sports
      • GLobalSPorts
      • ReGionalSPorts
      • LoCalSPorts
    • IPTechno
      • Modif Mobil Motor
      • Gadget PC IT Techno
      • IPTech Modul
      • Prestasi Penemu Pencipta
    MusiEkspress.ComMusiEkspress.Com
    Home » Politik | Prananda The Unwanted Crown Prince
    HeadLine

    Politik | Prananda The Unwanted Crown Prince

    MusiEkspressComBy MusiEkspressComMay 18, 20251 Comment5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Foto ; pinterpolitik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PRANANDA PRABOWO tak pernah menjadi bintang utama dalam panggung politik Indonesia, bahkan ketika seluruh dinamika kekuasaan di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kian mengerucut pada soal suksesi. Dalam narasi publik, dia lebih mirip bayangan yang berjalan di belakang layar: pendiam, tak banyak bicara, dan jauh dari sorotan kamera. Berbanding terbalik dengan kakak tirinya, Puan Maharani, yang selalu tampil di depan sebagai sosok pewaris sah dan resmi dari Megawati Soekarnoputri.

    Meski begitu, dalam tubuh partai berlambang banteng tersebut, nama Prananda tetap hidup sebagai sosok penting. Ia adalah anak kandung Megawati dari pernikahan pertamanya dengan almarhum Lettu Pnb Surindro Supjarso, dan memiliki akses langsung terhadap dapur strategi PDIP. Prananda bahkan disebut-sebut sebagai motor utama di balik Tim 11, kelompok elite yang merancang kemenangan Jokowi di Pilpres 2014. Ironisnya, dukungan Prananda terhadap Jokowi saat itu justru menjadi pemantik konflik panas dengan Puan.

    Menurut laporan The Jakarta Post pada 12 April 2014, pertengkaran terjadi antara Puan dan Prananda dan sempat membuat Megawati menangis. Bukan semata karena Jokowi diusir pergi dari rumah oleh Puan di momen itu, tapi karena ia menyaksikan secara langsung jurang yang semakin menganga antara dua anaknya.

    Di satu sisi, Puan adalah simbol kesinambungan dari faksi politik sang ayah, Taufik Kiemas. Di sisi lain, Prananda menjadi representasi politik yang lebih teknokratik, modern, dan kadang bertentangan dengan arus besar keluarga.

    Kini, di tengah isu perpanjangan masa jabatan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP, perdebatan soal regenerasi kepemimpinan pun kembali mencuat. Puan tampaknya masih menjadi kandidat utama, namun bayang-bayang Prananda tetap menghantui proses tersebut. Ia memang tidak punya massa akar rumput yang loyal seperti Puan, tapi punya akses terhadap ide, digitalisasi, dan sirkulasi wacana internal partai. Di tengah kelesuan ideologis PDIP pasca-Jokowi, inilah yang membuat nama Prananda tetap hidup.

    See also  Suatu Hari Di Simatalu Pulau Siberut
    Powered by Inline Related Posts

    Pertanyannya, seberapa besar peluang Prananda untuk bisa mengalahkan Puan?

    Warisan, Kekuasaan, dan Konflik Dinasti

    Untuk memahami ketegangan laten antara Prananda dan Puan, dan bagaimana hal ini menentukan arah PDIP ke depan, kita perlu merujuk pada tiga teori penting tentang politik warisan dan konflik dinasti dalam partai politik.

    Pertama, teori intrafamilial competition yang dikemukakan oleh Kanchan Chandra. Dalam konteks politik dinasti, Chandra menjelaskan bahwa konflik antar anggota keluarga elite bukanlah hal yang jarang, melainkan hal yang sistemik. Ketika sistem partai dibangun di atas otoritas karismatik pendiri, seperti PDIP yang digerakkan oleh nama besar Soekarno dan Megawati, maka transisi kekuasaan akan selalu menyimpan bara. Di sinilah konflik antara “anak biologis” dan “anak ideologis” seperti Prananda dan Puan menjadi titik konflik.

    Kedua, kita bisa memakai teori elite circulation dari Vilfredo Pareto. Menurutnya, setiap elite memiliki kecenderungan untuk menciptakan regenerasi dalam dua bentuk: konservatif dan inovatif. Puan adalah bentuk konservatif—mengandalkan struktur lama, jaringan lama, dan loyalitas lama. Prananda adalah bentuk inovatif—ia senyap, namun punya pola pikir berbeda.

    Prananda menyusun strategi kampanye Jokowi 2014 secara digital, membangun “dapur kecil” PDIP berbasis informasi dan analitik, dan menghindari politik seremoni. Dalam bahasa Pareto, ini adalah bentuk sirkulasi elite yang belum selesai.

    See also  Amnesti & Abolisi, Rajo Ameh ; Simbol Penyatuan & Kehormatan Demokrasi
    Powered by Inline Related Posts

    Ketiga, kita bisa merujuk pada teori symbolic capital dari Pierre Bourdieu. Dalam konteks PDIP, Puan memiliki symbolic capital yang kuat—ia cucu Soekarno, anak Taufik Kiemas, dan pemimpin DPR RI. Namun Prananda memiliki modal simbolik yang lebih subtil: ia dianggap sebagai penjaga nilai-nilai “murni” partai, yang tidak terlalu tercemar oleh pragmatisme koalisi dan intrik parlemen. Prananda adalah simbol keheningan, dan dalam dunia politik yang bising, keheningan bisa jadi bentuk kekuasaan yang paling mematikan.

    Ketiga pandangan ini memperlihatkan bahwa pertarungan Puan dan Prananda bukan sekadar soal siapa yang lebih populer, tapi juga siapa yang lebih mampu mengelola kapital warisan, menghadirkan narasi baru, dan menyusun peta masa depan PDIP di tengah dunia politik yang terus berubah.

    Benturan Dua Dunia

    Secara kasat mata, Puan Maharani masih memegang kendali kuat dalam tubuh PDIP. Ia menjabat sebagai Ketua DPR RI, punya akses ke mesin partai, dan menjadi representasi dari faksi Taufik Kiemas yang mengakar kuat di akar rumput.

    Namun pencapaian politik Puan sering kali diselimuti narasi kontroversial: mulai dari kritik terhadap kinerjanya di parlemen, kegagalan mengatrol suara PDIP, hingga kesan bahwa ia tak sepenuhnya mampu mengisi ruang karisma yang ditinggalkan Megawati.

    Sebaliknya, Prananda tetap tak populer di mata publik. Tapi justru karena itu, ia tidak dibebani harapan yang berlebihan. Ia punya ruang untuk membangun kekuatan senyap, membentuk jaringan internal, dan mengatur arah kebijakan strategis partai tanpa perlu tampil sebagai figur simbolik. Dalam dunia politik, kadang justru yang tidak terlihat adalah yang paling menentukan.

    Pertanyaannya, apakah Prananda punya cukup modal untuk menggantikan Megawati?

    See also  Aturan Baru Pelajar, KDM ; Dilarang Nongkrong di Atas Jam 20.00 !
    Powered by Inline Related Posts

    Jika ukuran utama adalah popularitas, maka Puan jelas unggul. Namun jika ukuran yang dipakai adalah daya tahan strategis dalam mengelola partai pasca-Megawati, maka nama Prananda tidak bisa begitu saja dikesampingkan. Terutama karena PDIP akan menghadapi tantangan besar dalam menjaga basis ideologi dan identitasnya setelah era Jokowi dan Megawati usai.

    Ada kemungkinan bahwa Megawati sendiri tengah memainkan waktu. Dengan memperpanjang masa jabatannya, ia bisa menjaga keseimbangan antara dua faksi anaknya—memberi waktu pada Prananda untuk membangun kekuatan, sekaligus menguji kapasitas Puan dalam menghadapi realitas politik.

    Namun sejarah politik selalu punya ironi. Bisa jadi, PDIP justru akan terjebak dalam kebuntuan regenerasi jika terus mengulur waktu tanpa keputusan tegas. Dalam hal ini, Prananda tetap menjadi pangeran yang tak diinginkan: ia terlalu tenang untuk dipilih, terlalu taktis untuk dibuang, dan terlalu penting untuk diabaikan.

    Yang jelas, dalam politik takhta tak selalu diberikan kepada yang paling terlihat. Kadang, seperti dalam kisah para raja di era lama, pewaris sejati justru adalah mereka yang bisa berjalan paling senyap—dan paling lama.

    Apakah Prananda akan jadi Ketua Umum PDIP berikutnya? Jawabannya masih tersembunyi dalam labirin politik keluarga Soekarno. Namun satu hal pasti: PDIP tak bisa selamanya bergantung pada karisma Megawati. Mereka butuh pewaris yang bukan hanya punya nama besar, tapi juga strategi baru untuk menghadapi dunia yang terus berubah. Dan dalam hal ini, mungkin justru pangeran yang tak diinginkan itulah yang paling dibutuhkan. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. | MusiEkspress.Com | PinterPolitik | *** |

    Post Views: 2,408
    LifeHealth
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    MusiEkspressCom
    • Website

    Related Posts

    Bus Sekolah ; Langkah Inovatif Tingkatkan Transportasi Pelajar Aman & Nyaman

    January 8, 2026

    Tahun Baru 2026 ; Euforia Publik, Ujian Kebersihan Kota & Pelajaran Kolektif untuk Masa Depan

    January 1, 2026

    Rajo Ameh & Pitra Nasution ; Berdebat Tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah

    December 30, 2025
    View 1 Comment

    1 Comment

    1. MusiEkspressCom on May 18, 2025 10:13 pm

      mantap

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Economy News

    Bus Sekolah ; Langkah Inovatif Tingkatkan Transportasi Pelajar Aman & Nyaman

    By MusiEkspressComJanuary 8, 2026

    MusiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, Pemerintah Provinsi…

    Tahun Baru 2026 ; Euforia Publik, Ujian Kebersihan Kota & Pelajaran Kolektif untuk Masa Depan

    January 1, 2026

    Rajo Ameh & Pitra Nasution ; Berdebat Tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah

    December 30, 2025
    Top Trending

    Bus Sekolah ; Langkah Inovatif Tingkatkan Transportasi Pelajar Aman & Nyaman

    By MusiEkspressComJanuary 8, 2026

    MusiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi…

    Tahun Baru 2026 ; Euforia Publik, Ujian Kebersihan Kota & Pelajaran Kolektif untuk Masa Depan

    By MusiEkspressComJanuary 1, 2026

    MusiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Perayaan malam pergantian tahun selalu menjadi momen yang…

    Rajo Ameh & Pitra Nasution ; Berdebat Tentang Sistem Pemilihan Kepala Daerah

    By MusiEkspressComDecember 30, 2025

    MusiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Perdebatan soal pengertian demokrasi dan mekanisme pemilihan kepala…

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo

    Your source for the serious news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a news site. Visit our main page for more demos.

    We're social. Connect with us:

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 01052025-GMT0603 MusiEkspress.Com. Designed by JSCgroupmedia.
    • Home
    • IPTechno
    • EcoBis
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.